Kaleidoskop 2019, Ini Prestasi Puteri Indonesia di Kontes Kecantikan Internasional

Dalam penjurian peringkat 10 besar Frederika Alexis Cull, berbicara tentang badan amalnya yang bergerak dengan membantu masyarakat Indonesia untuk memiliki akte kelahiran. Instagram/@frederikacull

kecantikan

Kaleidoskop 2019, Ini Prestasi Puteri Indonesia di Kontes Kecantikan Internasional

Sabtu, 28 Desember 2019 11:35 WIB
Reporter : Tempo.co Editor : Silvy Riana Putri

CANTIKA.COM, Jakarta - Yayasan Puteri Indonesia (YPI) yang menaungi eksistensi Puteri Indonesia menambah catatan prestasi di kancah internasional. Pasalnya, ketiga Puteri Indonesia yang terpilih mewakili Indonesia di kontes kecantikan dunia mengukir prestasi dan membawa harum nama Indonesia.

Para puteri tersebut ialah Frederika Alexis Cull sebagai Puteri Indonesia yang maju di ajang Miss Universe, Jesica Fitriana Martasari Puteri Indonesia Pariwisata mewakili di kontes Miss Supranational, dan Jolene Marie Cholock-Rotinsulu Puteri Indonesia Lingkungan mewakili Indonesia di Miss International.

Berikut kaleiodoskop 2019 sederet prestasi para Puteri Indonesia yang telah menorehkan prestasi cemerlang dan membawa harum nama Indonesia di kompetisi dunia:

1. Frederika Alexis Cull

Frederika Alexis Cull yang merupakan kontestan termuda di ajang Miss Universe ke-68 ini, telah menjalani karantina sejak 28 November 2019 lalu. Instagram/@frederikacull

 

Frederika Cull menoreh sejarah baru di Indonesia karena berhasil masuk dalam 10 besar Miss Universe 2019. Ia mewakili Indonesia dalam ajang Miss Universe 2019 yang digelar di Atlanta, Amerika Serikat pada Minggu 8 Desember 2019. Pemilik nama lengkap Frederika Alexis Cull, merupakan anak dari Rayn Cull asal Australia dan Yulia Peers dari Indonesia.

Perempuan kelahiran Gold Coast, Queensland, Australia ini sudah menjadi model sejak usianya sembilan tahun. Sebelum mengikuti ajang Miss Universe 2019, Frederika menjadi pemenang dalam Putri Indonesia 2019 mewakili DKI Jakarta. Saat ini Frederika sedang menempuh pendidikannya mengambil jurusan Manajemen Bisnis Internasional di Australian Independent School Indonesia.

Perempuan kelahiran 5 Oktober ini juga mendobrak stigma kalau kontestan dari Indonesia hanya mampu bertahan hingga 15 besar. Sebelumnya, Artika Sari Devi Puteri Indonesia 2005 membuka jalan di Miss Universe dengan menembus 15 besar.

Dalam kontes Miss Universe, Frederika bicara soal isu meningkatkan kesadaran mengenai 75 juta anak-anak Indonesia tidak memiliki akta kelahiran. Menurutnya akta kelahiran sebenarnya sangat membantu kehidupan anak-anak baik untuk pendidikan, perlindungan, hingga masa depan. 

Frederika yang menjadi salah satu kontestan termuda di Miss Universe 2019, ia baru saja menginjak usia 20 tahun dan punya keinginan memiliki yayasan sendiri bernama Voice For The Voiceless.

2. Jesica Fitriana Martasari

Puteri Indonesia Pariwisata 2019 yang juga Juara 3 Miss Supranational 2019, Jesica Fitriana. TEMPO/M Taufan Rengganis

Terpilihnya sosok Jesica Fitriana Martasari sebagai 2nd Runner-up Miss Supranational 2019 yang digelar di Polandia beberapa waktu lalu menambah deretan perempuan Indonesia berprestasi di kontes kecantikan internasional.

Bagi perempuan berdarah campuran Pakistan dan Indonesia ini, menjelma bak putri lengkap dengan memakai mahkota ialah impian masa kecilnya. Namun, Jesica tak mau impiannya hanya berupa mimpi, ia ingin mewujudkannya.

Selain itu secara akademik Jesica juga menjadi lulusan cumlaude 3 tahun dari Institut Teknologi Bandung jurusan Bisnis Manajemen. Sementara di bidang sosial, Jesica juga memiliki perhatian pada anak-anak dengan HIV/AIDS. Ia ingin mendirikan yayasan khusus anak-anak dengan HIV untuk menjadi wadah mereka baik dalam kebutuhan hidup maupun pendidikan.

Kini, panggung Miss Supranational telah membuktikan pencapaian Jesica. Tak hanya menjadi putri dalam dongeng, namun ia telah menjelma puteri sesungguhnya. 

3. Jolene Marie Cholock-Rotinsulu

Puteri Indonesia Lingkungan 2019 sekaligus Miss Internasional 2019, Jolene Marie Cholock. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

Sosok Puteri Indonesia lingkungan 2019 Jolene Marie Cholock-Rotinsulu tengah mengemban misi khusus sebagai Top 8 Miss International yang terpilih pada November lalu. Di luar kampanye-nya untuk Miss Internasional, Jolene juga tengah disibukkan dengan pekerjaan sebagai Puteri Indonesia Lingkungan 2019.

Perempuan berdarah Manado dan Amerika Serikat ini telah melakukan berbagai aktivitas terkait dengan tugasnya sebagai Puteri Indonesia Lingkungan. Misinya juga beririsan dengan agenda Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, salah satunya pengurangan sampah plastik.

Bagi perempuan kelahiran 15 Mei 1996 ini, kampanye yang gaungkan Miss International ialah perdamaian, semangat positif, toleransi, dan kesepakatan internasional. "Kadang kita temukan banyak hal yang intoleran atau kesalahpahaman, jadi di situlah tugas besarnya," ujarnya. 

Puteri dari pasangan Roy Gustaf Rotinsulu dan Allery Lee Cholock percaya ingin menjadi role model bagi lingkungan sekitarnya. Terutama ketika ia melihat fenomena banyaknya sampah plastik di Indonesia.

Selain itu, Jolene juga memiliki ketertarikan pada kelompok disabilitas. Kelak ia memiliki impian untuk lebih concern pada kelompok disabilitas dengan menjadi salah satu influencer yang berpengaruh. Tak hanya disabilitas, Jolene juga punya keingnan membangun panti wreda untuk para lansia yang kesulitan tempat tinggal.

EKA WAHYU PRAMITA