Jaga Kecantikan Kulit dengan Kepompong Ulat Sutera

Pekerja memanen kokon ulat sutera (Bombyx mori) di pusat edukasi industri budidaya ulat sutera Dayang Sumbi yang memproduksi sekitar 10 kg benang per bulan di Kampung Pamoyanan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (4/1). TEMPO/Prima Mulia

kecantikan

Jaga Kecantikan Kulit dengan Kepompong Ulat Sutera

Rabu, 27 Februari 2019 18:09 WIB
Reporter : Antara Editor : Yayuk Widiyarti

CANTIKA.COM, Jakarta - Kokon atau kepompong ulat sutera memiliki pH atau derajat keasaman yang hampir sama dengan kulit manusia sehingga cocok digunakan untuk perawatan wajah. Begitu menurut peneliti ulat sutera dari Badan Litbang dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Lincah Andadari.

Lincah menjelaskan karena derajat keasamannya sama dengan kulit manusia, penggunaan kokon untuk perawatan kulit wajah tidak akan membuat kulit kering dan iritasi. Di samping itu, kokon mengandung asam amino dengan jumlah yang hampir sama dengan kulit manusia. Saat direndam, kokon akan mengeluarkan sericin, protein yang mengandung 18 asam amino baik untuk kulit.

"Kokon juga mengandung antibakteri yang bermanfaat melindungi jaringan kulit serta kandungan fibroin yang merupakan protein dalam kulit kokon sehingga kulit menjadi lembut dan berkilau," kata Lincah.

Artikel lain:Manfaat Cascara Sagrada untuk Perawatan Kulit dan RambutKiat Mencari Perawatan Kulit yang Sesuai untuk Remaja

Dia mengatakan sebaiknya kokon digunakan seminggu sekali untuk eksfoliasi dan mengangkat sel kulit mati. Kokon yang digunakan untuk perawatan wajah adalah kokon yang sama dengan yang dimanfaatkan untuk membuat benang sutera. Sebelum digunakan, kokon harus direndam dalam air hangat selama 10 hingga 15 menit.

Selain untuk melepas sericin, perendaman ditujukan untuk melunakkan kokon. Setelah lunak, masukkan kokon ke dalam jari lalu usapkan lembut pada wajah, kotoran pada kulit wajah pun akan menempel pada kokon. Untuk sekali membersihkan wajah, satu kokon saja cukup.

Kokon sudah lama digunakan oleh perempuan Jepang untuk merawat kulit dan sekarang banyak digunakan oleh perempuan negara Asia seperti Jepang dan Korea untuk merawat kecantikan.