Viva Cosmetics Merambah Eropa, Seperti Apa Perjalanannya?

Yusuf Wiharto (tengah), generasi ketiga pemilik bisnis Viva Cosmetics di acara La Mode Sur La Seine a Paris di Jakarta, Jumat 14 Desember 2018. Istimewa

ragam

Viva Cosmetics Merambah Eropa, Seperti Apa Perjalanannya?

Senin, 24 Desember 2018 11:59 WIB
Reporter : Cantika.com Editor : Yunia Pratiwi

CANTIKA.COM, Jakarta - Merek produk kecantikan Viva Cosmetics selama ini dikenal memiliki slogan 'Sesuai untuk Daerah Tropis'. Namun, belum lama ini merek tersebut berhasil membuktikan produknya dapat digunakan di daerah yang suhunya lebih dingin, setelah mengikuti acara fashion La Mode Sur Sein a Paris. 

Yusuf Wiharto yang merupakan generasi ketiga pemilik bisnis Viva Cosmetics, mengatakan baru-baru ini Viva membuktikan kalau produk kecantikan mereka bisa dibawa ke Eropa yang suhunya lebih dingin. "Viva Cosmetics dibuat untuk iklim tropis. Tapi bukan tak mungkin bisa dipakai di suhu dingin," kata Yusuf di acara La Mode Sur La Seine a Paris di Jakarta, Jumat 14 Desember 2018.

La Mode Sur La Seine a Paris adalah fashion show yang berlangsung di Paris, Prancis pada 1 Desember 2018. Pada kesempatan itu, Indonesia Fashion Chamber atau IFC memboyong karya 16 desainer Tanah Air untuk diperagakan di atas sebuah perahu sembari melintasi sungai Seine.

Model La Mode Sur La Seine a Paris memakai makeup Viva Cosmetics di Paris, Prancis, 1 Desember 2018. Istimewa

Di acara tersebut, para model yang tampil tidak hanya diperhatikan dari sisi busana, melainkan juga makeup yang mereka gunakan. Yusuf Wiharto menceritakan, ketika menerima tawaran untuk berpartisipasi di acara fashion show di Paris, Prancis, dia berpikir bagaimana cara agar makeup yang digunakan sesuai dengan iklim yang lebih dingin.

"Ini sesuatu yang baru bagi kami, yang sudah 56 tahun berkecimpung di dunia kosmetika," kata Yusuf Wiharto yang juga Direktur PT Moga Djaja, perusahaan distribusi Viva Cosmetics. Setelah menyatakan ikut, Yusuf Wiharto beserta tim riset Viva Cosmetics punya waktu 3 pekan untuk mereformulasi produk mereka.

"Kami uji semua produk di suhu dingin," kata Yusuf Wiharto. Caranya, setelah direformulasi, makeup kemudian diaplikasikan kepada model di dalam ruangan bersuhu 2 derajat Celcius. "Modelnya ya karyawan kami sendiri yang pakai baju tebal karena kedinginan."

RINI K