6 Tips Memandikan Bayi, Perhatikan Langkah Saat Hingga Usai Mandi

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rini Kustiani

google-image
Ilustrasi bayi mandi. feelhealthylife.com

Ilustrasi bayi mandi. feelhealthylife.com

IKLAN


3. Pengeringan maksimal
Setelah memastikan tubuh bayi sudah bersih dari sampo dan sabun, keringkan dengan handuk. Pakai handuk yang benar-benar kering dan menyerap air. “Boleh sambil ditepuk-tepuk agar benar-benar kering,” ujarnya.

Perawatan handuk juga harus diperhatikan. “Pastikan handuk dicuci tanpa pewangi pakaian,” ucap Nanny. Pilih produk pencuci pakaian bayi yang tidak mengandung pewarna dan pengharum sintetik karena dapat memicu alergi.

4. Pakai pelembap
Lantaran pelembap alami pada kulit bayi yang baru lahir masih sedikit, dibutuhkan pelembap tambahan agar kulit bayi tidak cepat kering dan gatal. Setelah bayi mandi dan dikeringkan dengan handuk, oleskan pelembap khusus untuk bayi di kulit. “Oleskan pelembap di menit pertama setelah bayi mandi agar menyerap lebih baik,” kata Nanny.

Pastikan pelembap yang digunakan cocok dan tidak memicu alergi. Untuk itu, lakukan uji coba alergi lebih dulu. “Caranya dengan mengoleskan pelembap di bagian kulit tertentu, lalu pantau selama 24 jam," kata dia. Jika tidak muncul reaksi alergi seperti kulit kemerahan atau ruam, berarti aman digunakan. Jika sudah menemukan pelembap yang cocok, oleskan secara rutin minimal 2 kali sehari.

5. Bersihkan area popok
Area popok menjadi daerah kulit yang paling sering mengalami iritasi. Untuk menghindarinya, jaga area popok tetap kering dan bersihkan dengan cermat. “Bersihkan area popok dengan kapas atau waslap yang dibasahkan dengan lembut. Jangan menggosok dengan kasar dan mencuci berlebihan karena bisa memicu iritasi,” ucap Nanny. Yang juga penting adalah, ganti popok bayi setiap 3 sampai 4 jam sekali atau ketika popok sudah terasa berisi.

6. Pilih produk pembersih bayi yang tepat
Hindari pewarna dan pewangi sintetik yang biasa terkandung dalam produk mandi bayi, pelembut pakaian bayi, dan sabun antiseptik. Hindari pula tisu basah yang mengandung pewangi dan alkohol. “Semakin wangi dan berwarna produk pembersih bayi, maka harus waspada karena berpotensi mengandung bahan-bahan iritan bagi kulit bayi,” kata Nanny.

AURA

Halaman

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."