Ivanka Trump Pakai Baju Merek Sendiri, Dibilang Tidak Etis

Ivanka Trump, putri kandidat presiden AS Donald Trump berbicara dalam acara konvensi nasional partai Republik di Cleveland, 21 Juli 2016. Ivanka merupakan seorang pengusaha, penulis, dan mantan peragawati Amerika. AP Photo/J. Scott Applewhite

karir

Ivanka Trump Pakai Baju Merek Sendiri, Dibilang Tidak Etis

Senin, 22 Januari 2018 08:00 WIB
Reporter : Astari Pinasthika Sarosa Editor : Rini Kustiani

CANTIKA.COM, Washington - Putri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Ivanka Trump kerap mengenakan busana dari mereknya sendiri. Terhitung sejak 29 Maret sampai Oktober 2017, sebanyak 46 dari 68 foto menunjukkan Ivanka Trump, yang kini menjadi penasihat presiden, memakai busana dari mereknya sendiri di acara resmi pemerintahan.

Baca juga:Pilihan Busana Ivanka Trump yang Sederhana dan EleganResolusi 2018 Ivanka Trump Sangat Sederhana tapi Penting

Guian McKee, associate professor dalam studi kepresidenan di Miller Center University of Virginia, mengatakan yang dilakukan oleh Ivanka Trump itu tidak etis dan berpotensi melanggar aturan. "Ada batasan tentang berbusana dan tercantum dalam peraturan federal yang melarang pegawai pemerintah menggunakan posisi mereka untuk mempromosikan merek dan memperkaya diri," ujar Guian McKee seperti dikutip dari Vanity Fair.

Gaya Ivanka Trump saat berkunjung ke benteng Golconda di Hyderabad, India, 29 November 2017. Penampilan Ivanka disempurnakan dengan kacamata hitam berbingkai putih dan sepatu tanpa hak. AP Photo/Manish Swarup

Sejak Donald Trump terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat, Ivanka Trump telah melepas semua tanggung jawab di perusahaan fashionnya, I.T. Collection LLC. Semua pengelolaan bisnis mode Ivanka Trump kemudian dialihkan kepada saudara iparnya, Josh Kushner dan Nicole Meyer.

Kendati Ivanka Trump tidak lagi memegang posisi di perusahaan mode, dia masih mendapatkan uang jutaan dolar dari penjualan berbagai produk fashionnya. Terkait dugaan memanfaatkan posisi sebagai penasihat presiden untuk mempromosikan produk dan memperkaya diri, Ivanka Trump menegaskan semua itu tak ada hubungannya.

Ivanka Trump, penasihat Presiden AS Donald Trump, berfoto bersama dengan PM Jepang, Shinzo Abe dalam pertemuan World Assembly for Women (WAW!) di Tokyo, Jepang, 3 November 2017. Dalam acara Konferensi Majelis Wanita Sedunia tersebut, Ivanka sempat memberikan pidato. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

"Kalau saya ingin mencari uang dan kekayaan sebanyak-banyaknya, maka saya akan memilih tinggal di New York (ketimbang di Washington dan menjadi penasihat presiden), untuk fokus berbisnis," tulis Ivanka Trump melalui surat elektronik pada The Journal.

ASTARI PINASTHIKA SAROSA