Cara Mencegah Saraf Kejepit saat Bekerja

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Rezki Alvionitasari

google-image
Ilustrasi wanita bekerja  di depan laptop

Ilustrasi wanita bekerja di depan laptop

IKLAN

CANTIKA.COM, JakartaSaraf kejepit atau yang dikenal dengan istilah medis herniated nucleus pulposus (HNP) adalah kondisi yang mengacu pada cedera saraf di tulang belakang. Saraf terjepit terjadi ketika ada kompresi atau tekanan berlebihan pada saraf. Tekanan ini mengganggu fungsi saraf, sehingga mengakibatkan rasa sakit, kesemutan, mati rasa, dan lemah. 

Peradangan atau tekanan pada akar saraf di tulang belakang dapat memicu nyeri leher hingga sepanjang punggung sampai ke bawah. Saraf kejepit juga bisa mengakibatkan rasa sakit menyebar ke leher, bahu, lengan, sampai tungkai kaki. Ketika sudah merasakan nyeri yang semakin lama kian berat, maka jangan meremehkan kondisi itu.

Faktor yang bisa memicu tekanan pada jaringan saraf adalah cedera, rematik, stres, kegiatan olahraga tanpa pemanasan dan persiapan yang cukup. Faktor lainnya yang menimbulkan penyakit saraf terjepit termasuk diabetes, obesitas, posisi tidur yang tidak nyaman, dan lainnya.

Cara Mencegah Saraf Kejepit Saat Bekerja

Dokter spesialis neurologi Rumah Sakit Mitra Keluarga, Ferrdy Pratama Wijaya mengatakan perempuan maupun laki-laki sama-sama bisa terkena saraf kejepit. Seseorang juga dapat terkena saraf kejepit saat bekerja atau di tempat kerja.

Beberapa rutinitas baik untuk mencegah terjadinya saraf kejepit dari Ferrdy yaitu dengan rutin berolahraga. "Stretching dan aktivitas fisik," ucap Ferrdy kepada Cantika, Senin, 4 Maret 2024. 

Ferddy juga menganjurkan agar kita mematuhi posisi yang baik saat bekerja. Misalnya duduk tegak dengan posisi tempat duduk yang pas dengan meja. Pastikan punggung Anda bisa menyandar full pada sandaran kursi dan posisi kaki menyentuh lantai. Jika kursi yang Anda gunakan tidak memiliki sandaran yang empuk, Anda bisa menambahkan bantal agar punggung bisa merasa nyaman.

Leher juga harus rileks saat menghadap layar atau buku. Cari posisi yang paling nyaman, hindari posisi menunduk terlalu lama karena akan membuat leher cepat pegal. Atur posisi monitor, hindari menyilangkan kaki.

Jangan duduk terlalu lama, beristirahat sejenak dan lakukan peregangan. Bisa juga dengan berjalan-jalan di area kantor atau rumah.

Kapan Harus Mencari Bantuan Dokter?

Beberapa gejala atau tanda saraf kejepit seperti adanya nyeri, kesemutaan, atau baal (kebas) pada telapak tangan, terutama ibu jari sampai sisi dalam jari manis. Keluhan ini bisa bertambah saat beraktivitas dan berkurang saat tangan dikibaskan. Saat usia bertambah dan sering sakit punggung, maka Anda diwajibkan memeriksakan diri ke dokter.

Cara menandai saraf kejepit adalah timbulnya tidak tiba-tiba seperti penyakit struk. Lalu bisa jadi ada gangguan sistem saraf otonom. "Kalau sudah berat bisa jadi gangguan buang air besar dan buang air kecil, tidak bisa nahan buang air," tutur Dokter Ferrdy. Ternyata, hal ini bisa jadi salah satu faktor terjadinya impotensi.

Jika ada riwayat tulang lemah, misalnya pernah jatuh dan tidak bisa berdiri atau berjalan, maka jika mengalami rasa nyeri, jangan ditunda untuk kontrol ke dokter. "Jangan langsung gegabah dan mencari pengobatan alternatif," ucap Ferrdy. Keadaan lainnya adalah jika sering sakit punggung dan keadaan bertambah buruk.

Cara Penanganan Saraf Kejepit

Setelah diperiksa, biasanya akan ada pemeriksaan lanjutan untuk menilai betulkah saraf kejepit dan seberapa parah sehingga diberikan penanganan yang tepat. Karena saraf kejepit ada yang gejalanya ringan, ada juga yang berat. Beberapa langkah seperti rontgen untuk melihat kondisi sendi dan tulang.

Perawatan antara lain dengan obat-obatan, fisioterapi, hydroterapi bagian saraf kejepit di punggung yakni berenang atau jalan di air, serta akupuntur. Ada pula dengan jalan operasi namun tidak semua saraf kejepit ditangani dengan operasi.

Pilihan Editor: Perempuan Rentan Sakit di Pergelangan Tangan, Waspada Kesemutan Biasa atau Saraf Kejepit

TEMPO.CO

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."