Tantangan Inara Rusli Membagi Waktu Antara jadi Entrepreneur dan Sebagai Ibu

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Inara Rusli usai ditemui di acara konferensi pers Modest Fashion and Womenpreneur Summit 2024, Kamis, 1 Februari 2024 di Jakarta/Foto: CANTIKA/Ecka Pramita

Inara Rusli usai ditemui di acara konferensi pers Modest Fashion and Womenpreneur Summit 2024, Kamis, 1 Februari 2024 di Jakarta/Foto: CANTIKA/Ecka Pramita

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Influencer atau pemengaruh dan entrepreneur Inara Rusli tengah asyik mengembangkan lini bisnisnya. Selain bidang fashion muslim dengan tajuk Inara Rusli Co, ibu tiga anak ini juga melebarkan sayap bisnisnya ke produk makanan, yakni Inara Food yang menjual sajian seblak dan kudapan Korea. 

Bagi Inara yang sebelumnya tidak menekuni bisnis dan menjadi entrepreneur secara intens, kesempatan tersebut menjadi sebuah tantangan baginya. Termasuk bagaimana ia terlibat langsung dalam bisnis dan membagi waktu bersama buah hatinya. 

"Challenge-nya ialah terutama saat mengejar produksi. Terus sudah gitu bagaimana memenuhi ekspektasi pasar dan perhitungan risiko usaha. Belum lagi membawahi dan memimpin beberapa tim, menyatukan visi dan misi sementara idealisme dan isi kepala manusia berbeda-beda. Dan yang paling penting ialah tantangan menyediakan waktu buat anak-anak," usai ditemui di acara konferensi pers Modest Fashion and Womenpreneur Summit 2024, Kamis, 1 Februari 2024 di Jakarta.

Selain mempertimbangkan banyak hal seperti berpikir strategis untuk, di sisi lain harus mengusahakan kesejahteraan karyawan dan harus berpikir kreatif membangun brand. Lantas, sebagai seorang ibu, ia pun harus mengawasi, mengawal tumbuh kembang, dan mendidik anak. Baik kecerdasan intelektual dan emosional, kemampuan kognitif, dan juga kesehatan fisik maupun mental mereka. 

"Karena waktu itu benar-benar kemewahan buat kami. Apalagi untuk bisa membagi waktu untuk anak-anak, itu benar-benar suatu hal yang sangat basic yang harus kita jaga. Apalagi mereka lagi di usia yang bisa dibilang golden age, jadi kita juga harus ada untuk mereka," ucap dia. 

Alasan terkuat mengapa Inara fokus mengembangkan bisnis ialah anak-anaknya. Sebab, menurut dia dunia entertainment tidak bisa menjadi andalan selamanya. Terlebih Inara kini menjadi single parents, sehingga peran mendidik pun menjadi tanggung jawab baginya yang tinggal bersama anak-anak. Sehingga agak sulit mengukur waktu bersama anak-anak, sehingga tiap ada waktu selalu ia sempatkan. 

"Alhamdulillah, misalkan lagi ada waktu luang satu hari pasti aku sama mereka, jadi benar-benar enggak mau diganggu sama sekali sama urusan bisnis. Walaupun tetap utak- atik handphone juga. Bahkan satu hari pun misal kosong bersama anak-anak, pasti aku luangin waktu untuk misalkan sekadar live sebentar untuk brand aku pribadi," ungkapnya. 

Inara merasa punya tanggung jawab dalam menjaga dan mengembangkan bisnisnya. "Ada sense of belonging-nya , karena meski aku mampu untuk bayar orang untuk bisa menjadi house brand aku. Tapi tetap saja aku merasa punya tanggung jawab untuk bisa membesarkan brand aku sendiri," ucap Inara yang hingga kini masih tetap learning by doing menjalankan bisnisnya. 

"Alhamdulillah, aku mendapat support dari partner-partner bisnis aku juga, jadi ya enggak dari nol-nol banget, sih. Aku kayak kursus kilat sekaligus praktik nih. Jadi benar benar, apa ya? Memang sempat kaget dengan segala risikonya. Wah ternyata kayak gini ya, susahnya. Ternyata perhitungan laba ruginya susah sekali," imbuh Inara. 

Pilihan Editor: Kaleidoskop 2023: Hijab Pashmina Instan ala Inara Rusli dan Lesti Kejora jadi Tren yang Banyak Diminati

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."