Pentingnya Bahasa Maaf dalam Hubungan, Atasi Konflik dan Kepercayaan dari Pasangan

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Ecka Pramita

google-image
Ilustrasi suami istri. Shutterstock

Ilustrasi suami istri. Shutterstock

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Seperti halnya bahasa cinta, setiap hubungan juga memiliki bahasa permintaan maafnya sendiri. Cara kita meminta maaf setelah menerima dan bertanggung jawab atas kesalahan kita membantu meningkatkan kesehatan hubungan. Penting untuk menormalkan konflik dalam suatu hubungan dan menemukan cara untuk mengatasinya.

Terapis Pasangan Jordan Dann membagikan lima bahasa permintaan maaf.

1. Mengekspresikan penyesalan membantu pasangan untuk memahami apa yang kita rasakan setelah mengetahui dampak kesalahan kita.

2. Menerima tanggung jawab atas kesalahan dan mengomunikasikannya kepada pasangan dapat membantu mengatasinya dengan cara yang sehat.

3. Memberikan ganti rugi dan mengundang pasangan untuk mencari solusi bersama membantu memulihkan kepercayaan.

4. Menjanjikan perubahan dan mengupayakannya untuk membuat keadaan menjadi lebih baik akan membantu pasangan untuk merasa lebih baik.

5. Meminta maaf dan memberikan waktu kepada pasangan untuk pulih dan kembali menjalin hubungan adalah cara yang sehat untuk mengatasi konflik

Pilihan Editor: Catat, Ini 12 Tanda Red Flag dalam Hubungan yang Perlu Diwaspadai

HINDUSTAN TIMES 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi dan Inspirasi Perempuan di Telegram Cantika

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."