Lucinta Luna Meniru Lisa Blackpink? Ini Makna Poni Ikoniknya

foto-reporter

Reporter

foto-reporter

Editor

Mitra Tarigan

google-image
Lucinta Luna/Instagram- @lucintaluna_manjalita

Lucinta Luna/Instagram- @lucintaluna_manjalita

IKLAN

CANTIKA.COM, Jakarta - Lucinta Luna kembali menjadi sorotan. Dia hadir dengan gaya rambut berponi yang menutupi dahi. Dalam keterangan unggahannya itu, Lucinta Luna mengatakan dirinya semakin mirip salah satu anggota grup band Korea, Lisa Blackpink. "Gimana, Raty uda kayak Lisa Blackpink belum habis pakai wig dari @sissyclip?" katanya pada 18 Juli 2021.

Gaya rambut Lucinta Luna itu mendapatkan berbagai respon dari netizen. Tidak sedikit dari mereka yang berpendapat bahwa tampilan tersebut terlihat tidak jauh berbeda dengan tampilan Lisa Blackpink. “Lama-lama mirip Lisa Blackpink,” komentar salah satu akun dalam unggahan tersebut.

Lisa Blackpink memang memiliki salah satu ciri khas. Dalam berbagai gaya rambutnya, Lisa konsisten menambahkan poni. Sehingga gaya Lucinta Luna itu pun dinilai serupa dengan gaya Lisa Blackpink.

Mengenai poni Lisa Blackpink yang sangat ikonik, Lisa pernah mengungkapkan bahwa dirinya tidak ingin mengubah tampilan poni kecuali dibayar sangat tinggi. Hal tersebut terungkap dalam acara Knowing Bros, Lisa mengatakan bahwa dirinya bersedia mengganti model poni bila dibayar sekitar 10 miliar won atau sekitar Rp 12,5 miliar.

Untuk kamu yang percaya diri, warna rambut terang bisa dicoba Foto: Instagram/@lalalalisa_m

Now Lisa, we’ll give you 10 billion won for showing your forehead (jadi Lisa, kami akan memberikanmu 10 miliar won agar kamu menunjukkan keningmu),” tanya salah satu host Knowing Bross.

10 billion won? Of course I’ll do it for 10 billion won (10 miliar won? Tentu aku akan melakukannya dengan imbalan 10 miliar won),” jawab Lisa dengan senyuman.

Banyak penggemar bertanya-tanya, mengenai alasan Lisa Blackpink menggunakan poni model tersebut. Namun sejauh ini, Lisa belum pernah mengungkapkan secara langsung alasannya memilih poni model depan.

Dilansir dari Cheatsheet, konsultan gaya Korea Selatan Rare Lee mengungkapkan bahwa biasanya orang menggunakan poni depan karena tidak percaya diri saat harus menunjukkan dahinya. Namun dia tidak cukup yakin alasan tersebut berlaku untuk Lisa Blackpink. Rare Lee menambahkan kemungkinan poni depan dipilih Lisa untuk membuat tampilan kharismatik dengan kesan 'kekanak-kanakan'. Selain itu, tampilan poni depan dapat membuat ilusi mata yang lebih menonjol sehingga wajah akan terlihat seperti boneka.

Gaya rambut pendek Lisa membuatnya tampak segar. Foto: Instagram/@lalalalisa_m

Tidak hanya penasaran dengan alasan pemilihan poni, penggemar juga dibuat heran dengan tampilan poni Lisa yang selalu berada pada tempatnya dan tidak pernah bergeser meskipun dirinya sedang melakukan gerkaan tari yang rumit. Tak sedikit yang berpendapat bahwa poni tersebut di lem oleh make up artisnya sehingga tetap stabil meskipun Lisa melakukan banyak gerakan. Tentu hal ini tidak lah benar.

Dalam acara Knowing Bros, Lisa Blackpink mengungkapkan alasan poninya akan tetap kembali seperti semula. Dia mengatakan bahwa pertama dia menggunaan roll poni, lalu dikeringkan dengan hairdryer, dan selanjutnya menggunakan hairspray. “Before I put on makeup in the morning, I roll up my hair first, then dry it, and apply hair spray to roots lightly. Then I use a different spray to fix this part of my hair in place (Sebelum aku menggunakan make up di pagi hari, aku menggunakan rol rambut, lalu mengeringkan poniku. Kemudian menambahkan hair spray hingga poni terbentuk kaku. Lalu aku menggunakan hair spray lain agar rambutku tidak berantakan),” kata Lisa Blackpink.

Selanjutnya dia menjelaskan alasan menggunakan double hair spray, karena dia merasa tidak nyaman bila ada sehelai rambut yang mulai berantakan. Hal ini membuat tampilannya terlihat berantakan. “I do this because I get stressed out when the individual hair start looking messed up (Saya melakukan ini karena saya stres ketika rambutku mulai terlihat berantakan),” kata Lisa Blackpink.

FAHIRA NOVANRA

Iklan

Berita Terkait

Rekomendasi Artikel

"Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini."